Dr. Mardan Umar, Wakil Dekan 3 FUAD IAIN Manado, menyampaikan Kuliah Tamu di Fakultas Brahma Widya (FBW) Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Bali, pada Rabu (4/12/2024). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peran Aktif Mahasiswa dalam Penguatan Moderasi Beragama di Era Digital.”
Kuliah tamu yang berlangsung di lingkungan Fakultas Brahma Widya (FBW) itu dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi serta unsur pimpinan fakultas. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FBW, Dr. Surya Pradnya, yang memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan akademik tersebut.
Dalam pemaparannya, Dr. Mardan menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial membawa peluang sekaligus tantangan yang harus disikapi secara bijak oleh kalangan akademisi muda.

“Mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi juga harus mampu menjadi agen literasi, agen perdamaian, dan agen moderasi beragama di ruang publik digital,” ungkap Dr. Mardan di hadapan peserta kuliah tamu.
Ia juga menyoroti maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta konten provokatif yang berpotensi memecah persatuan masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa dinilai memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan narasi yang menyejukkan, inklusif, dan menghargai keberagaman.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FBW, Dr. Surya Pradnya, menyampaikan bahwa tema moderasi beragama sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk karakter mahasiswa yang toleran, kritis, dan mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan.


“Kegiatan seperti ini menjadi ruang akademik yang penting untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan sikap moderat mahasiswa di tengah dinamika kehidupan digital,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti antusias oleh para mahasiswa. Berbagai pertanyaan terkait tantangan moderasi beragama di media sosial, etika komunikasi digital, hingga peran organisasi mahasiswa menjadi topik yang menarik perhatian peserta.
Melalui kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami pentingnya menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, serta aktif menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari maupun di ruang digital.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.